Serba Serbi Kebaya Pernikahan

Dear Readers,

Kali ini, saya mendapat request dari teman untuk membahas kebaya pernikahan.  Saya pikir benar juga.. mengingat banyak teman-teman sekitar saya yang berencana akan menikah dalam waktu dekat hehe.  Semua ini berkat hasil kepo-kepo instagram dan tanya sana-sini selama masa persiapan pernikahan ya.  Jadi kalau ada informasi tambahan monggo 🙂

Sewa atau Beli?

Mengenai ini balik lagi ke kalian.  Tapi kalau ingin menghemat budget tentu menyewa kebaya dapat menjadi pilihan.  Saat ini banyak sanggar atau tempat penyewaan kebaya pernikahan yang menawarkan sewa perdana, yaitu baju yang kita sewa diukur dan dibuat seperti keinginan kita namun hanya 1 kali pakai saja.  Setelah dipakai akan dikembalikan ke tempat kita menjahit kebaya atau baju pernikahan tersebut.  Kalau ingin menyewa, perhatikan hal-hal ini :

  • Bandingkan harga sewa perdana dengan membeli.  Pada beberapa tempat biaya sewa perdana sangat mahal bahkan dapat sama dengan membeli (harga teteup jadi fokus utama yah hehehe).
  • Kalau kamu nggak berencana sewa perdana, perhatikan ukuran baju yang akan disewa.  Jangan sampai terlalu besar atau terlalu kecil.
  • Perhatikan kebersihannya.  Baiknya sebelum dipakai direndam dengan dettol dan laundry terlebih dahulu (karena kita nggak pernah tahu siapa saja yang pernah menyewa baju tersebut)

Jahit Dimana?

Nah, ini nih pertanyaan yang paling sering ditanyakan ke saya.  Terutama oleh brides to be yang bener-bener clueless soal persiapan pernikahan dan mungkin nggak sempat untuk terlalu banyak kepo hehehe.  Sebenarnya pilihannya banyaaak banget.  Ada yang memilih di penjahit langganan ada juga yang memilih untuk menjahit di designer.  Di section ini saya bagi menjadi dua, yaitu yang budget nya tidak terbatas dan budget terbatas.  Kenapa? simply karena zaman sekarang biaya jahit baju pernikahan itu nggak murah.  Jadi harus disesuaikan ya.

  • Budget Tidak Terbatas

Saya nggak tahu secara pasti besaran budget yang harus disiapkan untuk menjahit di designer-designer ini, tapi yang jelas lebih besar dari rata-rata dan lebih dari Rp 20.000.000 untuk berdua dengan pasangan.  Mahal? banget.  Tapi pastinya sesuai dengan hasilnya ya.  Jujur saya masih sayang untuk mengeluarkan budget sangat besar untuk baju pernikahan, tapi untuk kamu yang memang mengalokasikan dana cukup besar untuk itu designer-designer ini bisa jadi referensi.

  1. Biyan

Designer satu ini pastinya sudah terkenal banget ya di Indonesia.  Model kebaya yang dibuat umumnya memiliki model yang simpel namun kualitas beads nya memang luar biasa.  Motif dari kain yang dilapisi beads tersebut juga tidak kalah cantik seperti foto-foto dibawah ini.

Biyan 1

Biyan 2

Biyan 3
All Pictures Courtesy of @biyanofficial

2. Saptodjojokartiko

Nah designer satu ini juga telah lama dikenal di dunia mode Indonesia.  Nggak heran hasil karya nya juga bikin kagum.  Kalau menurut saya pribadi, ciri khas dari Saptodjojokartiko adalah gaya nya yang klasik dan embroidery nya.

Sapto 1

Sapto 2
All Pictures Courtesy of @saptodjojokartiko

3. Yefta Gunawan

I looooove his works.  Umumnya karya dari Yefta Gunawan adalah gaun-gaun internasional dengan detail yang cantiiik banget.  As it could be seen below.

Yefta 1

Yefta 3

Yefta 2
All Pictures Courtesy of @yeftagunawaVera Kebaya

4.  Vera Kebaya

Vera Kebaya sebenarnya baru in beberapa tahun terakhir ini.  Mungkin diantara kelima designer  ini harga Vera Kebaya yang masih lebih bersahabat (walaupun saya tidak tahu persis).  Ciri khas Vera Kebaya terletak pada teknik tempel pada kebaya.  Dapat dilihat bahwa efek tempel yang dihasilkan ini membuat kebaya cantik dan tidak berlebihan.

Vera 1

Vera 2

Vera 3
All Pictures Courtesy of @verakebaya

5. Didiet Maulana

Didiet Maulana adalah salah satu designer yang  aktif dalam melestarikan kain-kain atau motif- motif khas indonesia melalui karya nya.  Oleh karena itu Beliau juga dikenal terampil dalam membuat busana tradisional.

Didiet 1 Didiet 2

All Pictures Courtesy of @didietmaulana
All Pictures Courtesy of @didietmaulana

Budget Terbatas

Disini designer yang ada harga baju nya lebih affordable.  Secara umum yang pasti masih bisa disesuaikan dengan budget.  Tentunya dengan hasil yang masih rapi dan bagus ya.  Sekali lagi, ini adalah hasil kepo dan tanya sana-sini..hehe.

  1. Myrna Myura

Ini adalah designer yang saya gunakan saat pernikahan saya.  Hasil jahitannya rapi dan harganya juga affordable.

Myrna 1

All Pictures Courtesy of @myrnamyura
All Pictures Courtesy of @myrnamyura

2. Kebaya Fadlan

Saya menjahit songket untuk akad nikah di Fadlan bersamaan dengan pembuatan sepatu pengantin.  Saat itu saya melihat pasangan yang sedang mencoba baju pernikahannya dan sekilas melihat saja detailnya cukup cantik.  Selain itu berdasarkan pengalaman saya menjahit songket juga biayanya tidak mahal dan selesai tepat waktu.

Fadlan 1

All Pictures Courtesy of @fadlan_indonesia
All Pictures Courtesy of @fadlan_indonesia

3. Dieva Ipeh Kebaya

I love her peplum kebaya! Model nya feminin banget deh cocok untuk kamu yang mencari model kebaya yang sedikit berbeda tapi tetap terlihat anggun.

Dieva 1

Dieva 2

All Pictures COurtesy of @dieva_ipeh
All Pictures COurtesy of @dieva_ipeh

4. Asky Febrianti

Asky Febrianti adalah designer yang koleksi nya juga cantik dan terdiri atas gaun serta kebaya.

Asky 1

Asky 2

Asky 3
All Pictures Courtesy of @askyfebrianti

5. Ayu Dyah Andari

Beliau adalah designer baju pernikahan maupun gaun sehari-hari untuk perempuan berhijab.  Umumnya baju pernikahan yang dibuat adalah berbentuk gaun.

Ayu 1

Ayu 2
All Pictures Courtesy of @ayudyahandari

6. Byan Soe

Seperti yang lainnya, beliau juga dapat membuat gaun maupun kebaya pernikahan.  Tapi aku personally suka banget cara beliau menonjolkan sisi keseksian wanita.. not too much just beautiful! hehe

Byan Soe 1

Byan Soe 2
All Pictures Courtesy of @byansoe

7. Anggi Asmara

Ciri khas dari design Anggi Asmara adalah simpel elegan.  Di setiap desain tidak akan banyak permainan warna jadi cocok untuk kamu yang ingin busana simpel dan nggak banyak detail ini itu. Oiya Anggi adalah salah satu desainer kesayangan Raisa juga hehehe.

Anggi 1

Anggi 2
All Pictures Courtesy of @anjiasmara

8. Norma Hauri

Seperti Ayu Dyah Andari, Norma Hauri juga designer untuk perempuan yang memakai hijab.  Untuk kamu yang memakai hijab dan berencana untuk mengenakan gaun, 2 designer tersebut dapat menjadi pilihan.

Norma 1

Norma 2

All Pictures COurtesy of @normahauri
All Pictures Courtesy of @normahauri

Do’s and Don’ts

  • Do’s
  1. Ayo cari model sebanyak-banyaknya sebagai inspirasi! hehe
  2. Baiknya menghubungi contact person yang dapat dihubungi untuk bertanya mengenai kisaran harga.  Jadi nggak kaget nantinya 🙂
  3. Jaga berat badan! ini penting banget terutama saat mendekati hari H.  Jangan sampai ukuran tubuh kamu berubah drastis ya.
  4. Tepati janji temu.  Karena biasanya jadwal mereka cukup padat jadi agak sulit mencari waktu di hari dan waktu lain.
  • Don’ts
  1. Jangan beli bahan berpayet ya.  Pengalaman saya membeli bahan berpayet ketika nantinya akan dijahit agak sulit untuk divariasikan lagi.
  2. Jangan minta designer untuk meniru model yang kamu inginkan secara persis.  Karena mereka memiliki ciri khas nya sendiri.
  3. Jangan bergonta-ganti model ya nanti kamu jadi pusing sendiri hehe.

Akhirnyaaa selesai juga post kali ini hehe.  Kalau kalian ada designer yang juga dapat dipercaya untuk membuat gaun maupun kebaya pernikahan boleh comment  yaa..  siapa tahu bisa membantu sesama brides-to-be hehe.  Semoga bermanfaat yaa!

 

Cheers,

signature 1

Say Hello to Week 5 – 11

Dear Readers,

Time flies.  Saat ini usia kandungan saya telah 11 minggu.  Sebenernya hampir sama dengan post – post sebelumnya, badan saya masih pegal – pegal dan perut juga masih mual.  Nggak sabar rasanya untuk segera mengakhiri masa-masa mual ini supaya bisa makan yang lebih bergizi 😦

Oiya untuk badan pegal-pegal (terutama pinggang) saya mencoba anjuran salah satu dokter yaitu dengan makan melon dan pir berikut dengan bagian bawah melon (persis setelah kulit) yang agak keras dan bagian kulit pir juga dimakan.  Hasilnya pinggang saya nggak pegal lagi dan frekuensi BAB lebih teratur (karena biasanya ibu hamil mengalami sembelit).

Satu hal yang paling dinantikan ketika hamil muda adalah….USG! hahaha.  Saya dan suami excited  banget untuk pergi ke dokter dan melihat perkembangan baby.  It’s just so amazing to see the growth, the heart beat, the movement… can’t wait for another visit!

IMG_0456
7 Weeks
IMG_0457
9 Weeks

Reaksi ketika melihat hasil USG…. GEMES! haha.  Pas 7 minggu baby masih keciiil banget while di 9 minggu sudah mulai bergerak-gerak (makanya gambar nya nggak jelas dan agak sulit nge klik pas di jantung nya :D).  Jadwal USG berikutnya masih 2 minggu lagi nih.. nggak sabar hehehe.

Anyway, nggak ngerti saya aja yang kelewat rajin dan excited atau gimana, tapi saya sudah selesai list perlengkapan baby lho.. hahaha.  List ini sudah saya lengkapi dan merupakan campuran dari beberapa blog dan list perlengkapan baby lainnya.  Jadi insya Allah sudah lengkap.  Kalau ada yang kurang please let me know 🙂

List perlengkapan baby bisa di download disini .

Cheers,

signature 1

Show Your Truly You

Dear Readers,

Akhirnya, akhirnya, akhirnya saya mood juga untuk update! hehehe. Mood saya yang naik turun ditambah lagi dengan pusing-pusing mendadak dan mual yang nggak kunjung hilang bikin saya kacau balau banget.  Apalagi karena berubahnya hormon kulit jadi semau-maunya banget nih.. kadang kering (most of the time) kadang nggak terlalu, kadang jerawatan kadang nggak, kadang bruntusan muncul banyak banget kadang kinclong.  It’s been tough!

Anyway, karena itu juga saya jadi tambah males dandan (mungkinkah it’s baby boy? mungkin kaaaaah? 🙂 ).  Takutnya kalau ditambah pake foundie atau bedak malah tambah kacau lagi hehe.  Jadi momen ini sekalian saya mau share tentang my bare face, alias muka polos 🙂

Kalau ke mall, sering nggak sih melihat orang yang full dandan banget? jujur karena saya lebih suka skincare daripada make up in muka (paling cuma standar aja kayak eyeliner, alis, sama lipstick) ngeliatnya jadi gerah.  Kenapa ya ada orang yang nggak suka dengan muka polos nya dan lebih pede kalau dandan lengkap?.  Malah ada yang nggak mau keluar rumah kalau sama sekali nggak pake bedak.  Nah lho.  Kemarin-kemarin baca post nya kak Tara tentang ini dan nonton video youtube yang berkaitan jadi sedih.  Karena kita suka judge people based on their appearance no matter how fake it is.

I’m not saying those who likes to wear foundie, bb cream, etc are faking their appearance.  No, no, no.  It’s just that don’t be too much.  Jangan berlebihan dan jangan takut untuk memperlihatkan diri yang sebenarnya! .  It’s totally fine kok untuk keluar rumah bare face sometimes, nggak apa-apa kok punya jerawat, itu manusiawi kok.  It’s ok to look imperfect.  Karena sebenarnya yang lebih sering nggak puas dengan diri kita itu kita sendiri, while others are fine.

jadi, be grateful of yourself.  You are beautiful for what you are.. and show your bare face! 🙂

This is my bare face, show yours!
This is my bare face, show yours!

Cheers,

signature 1

The Art of Having Nausea During Pregnancy

Dear Readers,

Mengalami mual dan muntah merupakan hal yang wajar dalam setiap kehamilan.  Sometimes i do want to throw up when the nausea becomes worst.  Alhamdulillah pada kehamilan saya yang hampir 10 minggu saat ini, saya hanya muntah 4 kali, 1 kali di food court pameran, 1 kali di food court mall, dan 2 kali dirumah.  Kalau mual nya sih jangan ditanya, hampir setiap waktu saya mengalami mual hehe.  Kok bisa sih cuma muntah 4x sampai sekarang? saya malah lebih heran lagi sama yang nggak mengalami mual dan muntah sama sekali hehehe.

Faktanya, reaksi dari perubahan hormon selama kehamilan dirasakan setiap orang berbeda-beda.  Ada yang mual banget sampai 3-4 kali muntah dalam sehari, ada yang nggak mual dan muntah sama sekali, ada yang di awal kehamilan nggak mual tapi baru mual di akhir masa kehamilan, dan ada juga yang medium kayak saya mual dan muntah tapi masih dapat diatasi.  So, i have a few tips untuk mengatasi mual dan muntah ini:

  1. Setiap orang punya respon berbeda terhadap perubahan hormon.  Jadi jangan terpengaruh lingkungan yang bilang kalau kamu pasti akan mual di bulan-bulan pertama kehamilan.  Sugesti positif diri sendiri kalau kamu punya case berbeda.  Ibu dan mertua saya selalu bilang kalau mual dan muntah pasti terjadi sampai kehamilan 4/5 bulan.  Tapi saya nggak mau terpaku dengan itu, karena saya akan punya case berbeda, saya akan mampu melewati masa kehamilan ini tanpa mual dan muntah yang parah.

2. Saya selalu membayangkan makanan yang saya inginkan dahulu sebelum makan.  Memang sih jadi sedikit merepotkan tapi saya percaya makanan yang masuk tanpa dimuntahkan akan lebih baik daripada makanan yang masuk sebentar trus muntah lagi.  Ini bukan ngidam atau apa, tapi for the sake of the baby, coba untuk makan makanan yang dalam pikiran kamu bisa makan dan nggak dimuntahkan lagi.

3. Makan sedikit-sedikit tapi sering.  Jangan makan ketika udah laper banget, tapi ketika kita merasa akan lapar.  Jadi bawa cemilan kemanapun kita pergi supaya bisa ngemil anytime hehe.

4. Selalu bawa plastik kecil dan tisu basah+kering.  Kita nggak pernah tahu kapan mual kita akan bener-bener nggak bisa ditahan dan akhirnya muntah.  Jadi selalu bawa plastik untuk jaga-jaga dan tisu basah serta kering untuk membersihkan tangan dan mulut kita.

5. Selalu isi kembali perut kita setelah muntah.  Karena isi perut kita sudah dikeluarkan ketika muntah, jadi setelah istirahat sebentar dan perut membaik isi kembali perut kita.  Nggak usah terburu-buru, take a deep breath.  Karena muntah itu bener-bener nggak enak hehehe.

6. Selalu bicara sama suami tentang apa yang kamu rasain.  Saya selalu ngomong sama suami saya kepengen apa, saya sedang ngerasa gimana, karena dukungan orang terdekat kamu sangat penting.

7. Selalu sedia air putih (kalau saya suka sedia air zamzam di tas) dan permen asem manis (saya paling suka nanonano) untuk mengurangi mual.

8. This too shall pass. Semua ini akan berlalu kok, so enjoy your pregnancy!

Cheers,

signature 1

How My 3 – 4 Weeks Preggo Looked Like

Dear Readers,

Oh my god it’s just really exciting to share this! hehe i can’t hide how happy i am to be able to share this experience, norak nggak sih :p .  Karena masih awal banget dan perut belum berubah jadi saya belum akan foto my baby bump hehe.  Anyway, ada beberapa symptoms yang saya alami waktu umur kehamilan 3 – 4 minggu, beberapa ada yang masih terasa beberapa ada yang tidak:

  1.  Mudah Lelah

Well i guess i will have this symptom until the end of my pregnancy period hehe.  Jalan-jalan dirumah aja kalau kelamaan kok ya rasanya capek.  Tapi anehnya kalau mau ke mall langsung berasa kuat hahaha (giliran sampai rumah rasanya tepar bener).

2.  Badan Pegal-Pegal

Bedanya dengan no 1 adalah kalau ini paling dirasakan pas saya bangun tidur.  Ya ampuuun badan rasanya kayak habis dipukulin orang deh, sakit-sakit semua.  That’s why i decided to buy a maternity pillow.  Suami juga kayaknya kasihan sama saya yang kayak capek banget setiap bangun tidur, jadilah saya mencari maternity pillow ini di online shop dan mothercare.  Tapi setelah dilihat-lihat bentuknya kok kurang nyaman dan harganya kurang bersahabat hehe (i thought it’s just not necessary to buy a fancy one).  Jadi saya memutuskan untuk membeli di @laladiahkumalasari (instagram) seharga 300 ribu saja (yang saya taksir merk Theraline harga nya diatas 1 juta huhuhu).  Setelah dipakai bantal nya juga cukup nyaman kok dan sangat mengurangi pegal-pegal saya.  Umumnya pegal-pegal ini dikarenakan tubuh kita sedang beradaptasi dengan kehadiran si kecil di perut dan akan menghilang serta muncul kembali ketika kehamilan sudah cukup besar.

Maternity Pillow
Maternity Pillow

3. Dada Nyeri dan Membesar

Kayaknya kalau symptom ini sangat umum ya.  Dikarenakan hormon kita sedang memproduksi ASI jadi bagian dada menjadi nyeri dan lebih besar dari biasanya.

4. Lebih Banyak Makan

Welcome to the pregnancy world! . Saya jadi lebih sering dan lebih banyak makan dari biasanya.  Kayaknya masa-masa itu indah banget karena saya belum merasa mual dan keinginan untuk muntah juga belum ada.  Literally i could eat anything anytime.  Sedangkan sekarang…. 😦 .  Oiya bahkan saat tengah malam juga saya terbangun 2 – 3 jam sekali untuk makan jadi harus siap sedia makanan seperti roti atau hidangan yang bisa dihangatkan di microwave.  Beruntungnya suami selalu siap sedia untuk dibangunkan tiap kali saya lapar tengah malam hehehe.

5. Lebih Sering Ke Toilet

Sebenarnya dari sebelum hamil juga saya sering ke toilet sih hehe.  Makanya awal-awal hamil saya jadi terbiasa aja dengan jadwal ke toilet yang lebih sering. Kata dokter saya, the more i go to the toilet the better soalnya memang harus banyak minum (jujur ini sulit banget karena sekarang air putih aja berasa pahit di mulut huhu).

6. Kulit Berubah

Kulit wajah saya terasa lebih sensitif, jadi lebih mudah berjerawat dan bruntusan (we call it whiteheads) sedangkan kulit di bagian tubuh lainnya juga lebih mudah berjerawat dan kering.  Seringkali saya menemukan jerawat di tempat-tempat yang sebelumnya tidak pernah berjerawat dan kulit tangan saya yang tadinya memang kering jadi semakin kering (banget).  Memang respon dari tubuh kita terhadap berubahnya hormon akan sangat bervariasi.  Contohnya blogger favorit saya Andra kulitnya terlihat sangat glowing.  Tapi ada juga yang seperti saya malah menjadi lebih sensitif dan kering.  Untuk jerawat saya tetap menggunakan Tea Tree Oil dari Spoil Organics yang memang aman untuk digunakan saat hamil, sedangkan bruntusannya saya menggunakan krim Anti Komedo dari Dr. Simon SpKK yang katanya aman (sampai saat ini saya oke-oke saja menggunakan ini), Cetaphil untuk membersihkan wajah, dan pelembab Papulex.  Oiya untuk mengurangi bruntusan juga saya menggunakan body scrub dari Avene yang juga bisa digunakan untuk wajah.  Semua yang saya pakai nggak akan menghilangkan gejala nya sih tapi paling nggak bisa mencegah supaya nggak parah-parah banget hehe.  Untuk kulit tubuh, saya mulai memakai Anti Stretchmark dari Mothercare, Body Oil dari Bluestone Organics, dan walaupun saya baru tau sekarang di usia kehamilan 9 minggu semua yang berbahan Shea juga sangat baik untuk melembabkan kulit.  Jadi saya juga menggunakan Shea Body Cream dan Body Oil dari The Body Shop.

Perawatan Wajah
Perawatan Wajah
Perawatan Tubuh
Perawatan Tubuh

7. Moody dan Sensitif

Di awal-awal kehamilan saya sangat sangat sensitif.  Orang pertama yang terkena dampaknya pastinya adalah suami hehehe.  Sampai-sampai kalau suami pergi sebentar saja di akhir minggu saya akan merasa sedih (sampai menangis segala ckckck).  Untungnya saya dikelilingi oleh orang-orang yang sangat supportif dan suami yang sabar banget menghadapi mood saya yang bener-bener nggak jelas hehe.

Anyway, karena sudah 5 – 6 minggu yang lalu saya jadi agak-agak lupa apa saja yang saya rasakan saat itu hehehe.  Tapi at least symptoms diatas adalah yang benar-benar signifikan terjadi.

Cheers,

signature 1

The Magical Journey Begins

Dear Readers,

Udah lama juga nggak update post di blog hehehe.  Beberapa minggu terakhir ini rasanya moody banget dan badan makin nggak jelas maunya apa, makin sering mual yang awalnya bisa ditahan lama-lama jadi worst dan bikin pengen muntah aja.

Like i’ve said in the beginning, yes i am expecting 🙂 .  Ada yang bilang kalau kehamilan less than 4 months nggak baik untuk diceritakan, dan awalnya pun saya berniat begitu.  Tapi gimana dong, ini berita bahagia jadi rasanya saya dan suami gatel mau banyak tanya ke temen-temen yang udah punya pengalaman sebelumnya juga hehe.  And i think it’s such a privilege for us, woman, to be pregnant.  Jadi setelah dipikir-pikir nggak ada alasan untuk nyembunyiin berita bahagia ini, toh kita juga akan menjaga dengan sepenuh hati.  Bismillah untuk semuanya, semoga kehamilan ini berjalan lancar 🙂

Sebenarnya yang pertama kali suspect kalau saya hamil itu bukan saya dan suami, tapi malah mertua haha.  Katanya kalau saya habis pergi wajahnya terlihat lebih capek dari biasanya.  Pokoknya katanya ada yang beda.  Padahal saya sendiri aja nggak ngerasa apa-apa hahaha.  Weeks passed, tiba saatnya jadwal haid saya.  Ditunggu-tunggu tapi kok nggak dateng-dateng yaa tamu bulanan ini.  Saya sama suami mulai harap-harap cemas, ngarep tapi happy tapi takut harapan palsu.  Secara sebelum ini udah iseng-iseng test pack berapa kali tapi negatif terus 😦 .  Kira-kira 5 hari setelah jadwal seharusnya lewat, saya chat teman saya, Tirka, kalau saya telat haid dan ngarep banget si test pack menunjukkan hasil positif haha.  Pas lagi chat, tiba-tiba kepikiran untuk test pack (lagi).  ‘yaudahlah nothing to lose aja bismillah’ pikir saya.  Tiba-tiba hasilnyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…….. 1 garis tebal dan 1 garis tipis.  Tambah bingung kan, ini sebenernya negatif apa positif.  Akhirnya saya foto lah hasil test pack ke Tirka, and she said that most likely i am pregnant.  Karena masih penasaran akhirnya sampai 2 hari setelahnya saya masih aja bolak balik test pack, padahal hasilnya sama aja hehehe (ngarep garis kedua nya bakal lebih tebel :p ).

FullSizeRender (1)
Sampai beli 3 test pack segala dari macem-macem merk hehe

Gimana perasaan saya? seneeeeng banget tapi di sisi lain sebel karena tes nya pas lagi nggak ada suami jadi nggak seru banget harus ngasih taunya via telepon (padahal udah bayangin ngasih tau suami ala-ala film hehehe).  Karena pengen cepet-cepet diberi vitamin jadilah akhir minggu itu kita langsung ke dokter dan cek USG.  Ternyata karena masih sangat awal jadi di rahim belum ada kantong janin, baru ada penebalan saja.  Jadi dokter belum bisa memastikan saya positif hamil atau tidak.

FullSizeRender

Satu-satunya cara untuk memastikan adalah dengan cek darah yang bahkan sejak 4 hari dari pembuahan sudah dapat mendeteksi kehamilan.  Akhirnya kami memutuskan untuk cek darah (padahal pembuluh darah saya kecil banget jadi pasti perlu ditusuk sampai 2-3 kali untuk ambil darah 😦 ).  3 hari kemudian kami kembali ke dokter dan hasilnya positif hamil (YEAY) jadi saya diberikan obat penguat, vitamin, dan pengencer darah.  Kebetulan ini adalah calon cucu pertama dari keluarga saya dan suami, jadi kebayang dong heboh dan senangnya keluarga hehehe..

Pastinya saya akan menjaga sepenuh hati kepercayaan yang Allah berikan.  I will share my pregnancy journey here, of course.  Semoga suatu saat ketika baby udah cukup besar bisa membaca kisah ibunya disini hehe.  The magical journey begins 🙂

Cheers,

signature 1