Skincare Untuk Ibu Hamil

Dear Readers,

Nah lho, judulnya bikin kepo nih pasti ibu-ibu yang lagi hamil pada penasaran banget masalah yang satu ini kan? ayo ngakuuu! hehe.  Sama kok, saya juga kepo banget soal hal ini.  Bukannya apa-apa, jujur aja merawat wajah itu nggak gampang dan nggak murah.  Butuh beberapa tahun untuk sampai ke kulit saat saya sebelum hamil (Nggak bruntusan dan bright) yang bikin saya pede kemana-mana almost bare face karena saya nggak suka templok macem-macem ke muka (including bb cream dan teman-temannya) jadi cuma moisturizer dan sunblock aja.  Nah, trus selama hamil ini kulit saya gimana?

Bruntusan.  Tone nya turun.  Komedo dimana-mana.

Sedih.  Iya, sedih banget kalo ngaca.  Tiap hari saya tanya sama suami dan adik ipar kondisi kulit saya.  Iya, sampe segitunya…. 😦

Banyak orang yang bilang suruh biarin aja nanti juga hilang sendiri.  Kalau bruntusan dan jerawatnya ya okelah yaa… tapi kalau bekas dan tone muka nya macam manaa?  Jadi saya meyakinkan diri untuk tetap merawat wajah selama hamil.

Bagaimana caranya?

Pertama, kita harus tahu dulu bahan apa aja yang nggak boleh ada di ingredients kosmetik yang kita pakai.  Kalau soal ini udah banyak banget yang bahas ya, disini sudah cukup lengkap jadi silakan dibaca hehe.

Kedua, jangan males baca review dan forum! pokoknya intinya jangan males baca deh…. namanya untuk muka harus hati-hati jadi jangan lupa banyak-banyak baca.  Pernah dengar situs http://www.femaledaily.com kan? nah disana banyak forum untuk skincare tinggal dibaca aja satu-satu.  Oiya jangan lupa baca juga ingredients di internet sebelum membeli ya karena di kemasan nggak selalu ada tulisan ingredients secara lengkap.

Ketiga, use your instinct! jujur di beberapa skincare ada bahan paraben walaupun kadarnya sedikit dan wajar untuk kosmetik.  Bahkan untuk pembersih selembut Cetaphil aja ada bahan paraben nya.  Jadi memakai skincare juga harus pake feeling.. kira-kira gentle nggak ya atau kira-kira bikin iritasi nggak ya karena ada produk yang mengandung alkohol dan fragrance.  Kalau kulit kamu sensitif terhadap bahan-bahan tertentu kamu harus pilah pilih yang mana yang bisa mana yang nggak, terutama saat hamil.. karena kalau breakout bisa lebih parah daripada breakout saat kondisi kulit normal (proven, soalnya saya kemarin-kemarin sempet breakout juga).

Keempat, yakinkan diri sendiri! saya sendiri nggak menganut paham untuk nggak pakai skincare sama sekali saat hamil ini (whatever people say, everyone has their own reasons).  Tapi kalau kamu merasa nggak yakin untuk pakai atau mungkin nggak menggunakan produk tertentu ya go ahead! intinya ikutin kata hati aja.

Perjalanan skincare saya selama hamil ini…

  1. Laneige Clear C

Saya memakai Laneige karena bahannya yang cukup lembut pada pemakaian terdahulu saya (dulu pakai waterbank essence nya) jadi pede yang sekarang juga akan baik-baik aja.  Apalagi Clear C ini di klaim sama yang punya online shop (saya beli di instagram) nggak pernah ada yang nggak cocok dan emang di internet nggak ada satupun yang nggak cocok.  Apalagi review nya cukup bagus untuk mencerahkan dengan bahan alami… semacam dupe nya FTE SKII gitu, jadilah saya coba.  Nggak tanggung-tanggung lho saya beli langsung full size (sampai sekarang masih nyesel banget) karena yakin banget akan cocok.  Pas dicoba… eng ing eng…. muncullah bruntusan berjamaah.  Panik? iya.. Denial mungkin ini cuma hormon? mencoba…, walaupun akhirnya saya stop juga.  Produk ini fix akan saya lego nantinya, soalnya bagus banget sebenarnya.. di saya dapet bright nya tapi sayangnya dapet juga bruntusannya 😦

2. Laneige Trouble Relief Series

Saya beli ini versi travel size (untungnya) barengan sama Clear C.  Singkat cerita intinya produk ini juga nggak cocok di saya karena bikin tambah bruntusan hiks.

3. The Bath Box Lemon Muesli Mask

Frustasi liat muka dan harga skincare, akhirnya saya putar haluan ke skincare organik alias alami.  Setelah tanya-tanya mengenai produk yang pas untuk kulit saya ke customer service the bath box, akhirnya saya memutuskan untuk mencoba masker ini.  So far nggak breakout.. tapi karena ini masker untuk kulit berjerawat dan kulit saya yg bruntusan cuma di dahi jadi saya ngolesnya tipis-tipis aja.  Sekarang juga udah mulai jarang pake ini hehe.

4. The Bath Box Goat Don’t Lie Tea Tree

Sukaaaaa banget sama sabun ini! bisa dipake di muka dan badan sekaligus.  Sekarang-sekarang ini bruntusanku udah much much better banget, i don’t know which one does its job perfectly whether the mask or this.  Bahkan punggungku aja sudah bersyiiiih dari jerawat sekarang (YAY).

5. Oatmeal Mask

This is my holy grail mask! Baru 3 kali pakai but i see a major improvement on my skin.  Awalnya deg-degan juga pas coba..karena nggak semua cocok dengan oatmeal.  Tapi alhamdulillah banget aku cocok dengan oatmeal dan pastinya akan tetep aku pake sampai setelah melahirkan nanti.

6. Bioderma Sensibio Tonique

Sebenernya untuk toner aku bisa aja sih make avene..tapi emang dasar gatel tangannya jadilah aku beli juga toner ini.  Alhamdulillah kalau aku pakai toner ini dirumah i feel like i don’t need to wear any moisturizer karena udah lembab (dan emang dasar males banget juga sih make moisturizer hehehe).

To summarize, jadi skincare regime aku cukup pakai Cetaphil Cleanser – The Bath Box Goat Don’t Lie Tea Tree – Avene Eau Thermal Water – Bioderma Sensibio Tonique – Papulex Oil free Moisturizer (kalo mau pergi).   Seminggu 2-3 kali pake masker oatmeal, seminggu sekali pake masker Lemon Muesli, seminggu 2 kali pake masker hydration avene, dan seminggu 2 kali facial scrub dengan avene.  Cukup ribet but worth to try hehe.

Semoga buibu yang lagi hamil nggak bingung-bingung untuk nerapin skincare regime nya yaah… Tetep semangat merawat muka! 🙂

Cheers,

signature 1

Memulai dari 0

Dear Readers,

Untuk memberi judul pada post ini saya harus mengetik dan menghapusnya kembali sebanyak 3 kali (heboh bener). Kenapa? simply because it really matters to me.

“Sebenarnya apa sih vin yang mau diulang dari awal lagi?”

Judulnya emang bikin kepo ya hehe.  Terus terang, akhir-akhir ini saya banyak berpikir mengenai apa yang akan saya lakukan selanjutnya setelah menikah.  Sejak kuliah, saya memang ingin selalu aktif, entah itu dalam organisasi atau kegiatan kampus lainnya.  Jadi sekarang pun saya masih ingin melakukan hal yang lebih dari sekedar ibu rumah tangga, seperti menulis di blog contohnya hehe.

“Trus, sekarang mau ngapain?”

After like months trying to figure out what i really like, now i finally know what that is.  JUALAN.  Iya, mau jualan lagi 🙂

Saya mulai suka jualan dari smp.  Masih ingat kan dulu friendster lagi booming banget? dulu saya menggunakan friendster sebagai tempat berjualan baju dan laku lho! .  Dari beberapa koleksi seingat saya sisanya tidak terlalu banyak.  Tapi ya namanya masih belum begitu mengerti jadi selesai begitu saja deh.

Kedua kalinya, saya mencoba berjualan baju (lagi).  Kali ini saya bekerjasama dengan teman saya di masa smp.  Jualan kami juga cukup sukses pada waktu itu.  Tapi kami terkendala jarak yang cukup jauh untuk mengambil barang dan teman saya juga harus kuliah di luar negeri.  Jadi selesai lagi deh 😀

Ketiga kalinya, saya mencoba peruntungan berjualan sepatu.  Ternyata cukup ribet juga yaa… dengan ukuran sepatu.  Jadi lagi-lagi selesai 😦

Sekarang?

Mudah-mudahan nggak selesai lagi hehehe.  Kalau ditanya, “nggak jera ya berjualan?” jawabannya “nggak sama sekali!” .  Saya menikmati banget jualan.  Bukan soal untung nya lho ya, tapi soal kepuasan saya untuk bisa berjualan.  Kali ini saya belajar banyak mengenai fleksibilitas dalam bisnis, produk yang akan dijual, dan pelayanan konsumen.  Jujur saya udah khatam banget kayaknya membeli online hehe jadi mudah-mudahan ilmu nya bisa dipraktekkan 🙂

Mau jualan apa?

Nah percaya atau nggak, kalimat ini kayaknya udah muncul di otak saya dari 4 bulan lalu deh sejak saya berhenti bekerja.  Jujur bingung banget mau jualan apa karena kalau baju sama sepatu kayaknya saya nggak dulu deh hehehe pengen coba yang baru!

Setelah mempertimbangkan satu dan lain hal, saya memutuskan untuk berjualan Skincare.  Kenapa? karena saya suka 🙂 . Awalnya saya merasa orang-orang terdekat saya mulai bertanya sama saya mengenai skincare yang baiknya dipakai untuk wajah, lalu saya mulai terinspirasi untuk sekaligus berjualan.  Karena nantinya, sebelum membeli konsumen saya bebas untuk bertanya apapun mengenai produk dan jenis yang mungkin cocok di kulit serta update kondisi kulitnya setelah pemakaian.  Jadi semacam punya penasehat skincare gitu 🙂 hehehe.

Mungkin kedepannya saya nggak akan hanya berjualan skincare saja, tapi untuk saat ini saya akan mencoba bidang itu dulu.  So if you want to have your own skincare advisor, feel free to follow my beauty shop!

Follow @vsshopskincare
Follow @vsshopskincare

Cheers,

signature 1

GLAMGLOW Supercleanse Review

Dear Readers,

Kali ini saya akan mencoba untuk review produk pertama saya yaitu Glamglow Supercleanse.  Jadi sebenarnya produk utama dan pertama dari Glamglow adalah masker, tapi karena kayaknya review maskernya udah banyak banget jadi sekarang saya review produk terbarunya dulu.

Belum lama yang lalu Glamglow meluncurkan produk pembersih wajah, atau daily cleanser.  Jenis produk daily cleanser ini ada 4 macam sesuai kebutuhan kulit ;  Supercleanse untuk kulit berjerawat dan berkomedo, Youthcleanse untuk anti aging dan mencerahkan kulit, Thirstycleanse untuk melembabkan, dan Powercleanse untuk deep cleansing (cocok untuk yang sering memakai make up).  Kebetulan facial wash saya habis jadi saya ingin mencoba produk baru ini hehe.  Seperti yang pernah saya tulis sebelum-sebelumnya, kulit saya lagi kacau balau banget.  Ditambah lagi nggak semua produk bisa digunakan selama hamil ini, jadi saya harus ekstra hati-hati dan meneliti satu persatu ingredients produk.  Karena setelah saya teliti dan tanya ke counter ingredients yang digunakan aman, maka saya memutuskan untuk menggunakan Glamglow Supercleanse.

Packaging

Sekilas dari luar, sebenarnya packaging nya cukup oke.  Karena dibungkus full dari atas sampai bawah dengan bahan yang cukup kuat (bukan cuma kardus biasa) and i love the “HELLO SEXY” part! hahaha.

IMG_0458

IMG_0459

IMG_0460

Setelah bungkus luar dibuka, packaging botolnya kokoh dan porsi satu kali pump nya juga cukup untuk seluruh wajah.  Nggak tahu saya yang irit atau emang cukup, tapi walaupun di rules nya bisa sampai 2 pump buat saya 1 pump aja cukup :p

Texture

Warna dan teksturnya nggak jauh beda dari maskernya.  Supercleanse ini juga berwarna abu-abu tapi tanpa butiran kecil-kecil yang biasa kita temui di maskernya.  Jujur ketika saya pakai masker supermud beberapa bulan lalu kulit saya bener-bener kayak ketarik-tarik dan agak perih gimanaaa gitu setelahnya, mungkin memang kulit saya terlalu sensitif ya.  Nah untungnya supercleanse ini nggak bikin muka ketarik-tarik jadi untuk yang kulitnya sensitif masih fine.

IMG_0461

The Effect

Efeknya di saya cukup oke, kalau ada jerawat lebih cepat kering dan muka berasa bersih setelahnya. Walaupun fokus dari supercleanse ini memang untuk kulit yang bermasalah, tapi entah kenapa saya juga merasa ada efek brightening nya sedikit hehe.Cuma ya memang dasar hormon saya lagi amburadul jadi bruntusan dan jerawat nggak berhenti datang, silih berganti aja gitu 😦

Price

Nah ini nih yang jadi kendala.  Harganya cukup mahal menurut saya hehe.  Di counter harga daily cleanser Glamglow ini dijual seharga Rp 540.000 .  Katanya 1 botol bisa dipakai sekitar sebulan.  Tapi buat saya karena make nya juga nggak banyak-banyak kayaknya bisa untuk 2 – 3 bulan deh.

Overall

(+)

  • Botolnya kokoh, nggak gampang tumpah atau rusak.
  • Efeknya terasa dari sekitar 5 hari pemakaian.
  • Berfungsi tepat untuk membantu mengatasi jerawat dan bruntusan.

(-)

  • Botolnya besar dan nggak ada versi sample nya jadi agak ribet untuk dibawa travelling.
  • Pemakaiannya lebih lama dari cleanser biasa jadi agak ribet untuk yang suka membersihkan muka dengan cepat.
  • Harganya cukup mahal.

Jadi kalau untuk saya pribadi, walaupun efeknya cukup oke tapi saya nggak akan repurchase.  Selain harga nya cukup mahal (sama dengan anggaran beli serum :p ) pemakaiannya juga cukup ribet buat saya (nggak bisa tanpa kaca).  What do you think about this product?

Cheers,

signature 1

My Daily Skincare

IMG_6721

“It’s better to buy skincare than make up, you just need to make it beautiful from the inside and done, you wouldn’t need any make up on”.

I do prefer buy skin care rather than make up (husband knows this very well ❤ ), but my skin is more sensitive that’s why i’m really careful in choosing my skin care.  I don’t say products that i use daily will be suitable with any skin type, but it does worth a try.

  1. Avene Eau Thermale

I love this spray! if you use it before you wear any make up it will make your make up stays longer.  For me personally i use this spray after i have my mask done or when my skin feels dry.  You can also use it for redness.

2. Cetaphile Gentle Skin Cleanser

This is my favorite cleanser after Viva cleanser (yes, Viva is also good).  This product wouldn’t make your skin dry.  I use it usually before i wash my face with facewash.  It’s good to clean your face twice, one with cleanser and one with facial wash to make sure your face is really clean.  I tried to clean my face with facial wash only and in 3 days came 1 pimple 😦

3. Papulex Oil-Free Cream

This is my moisturizer, i’ve been using this products for almost 3 years and it fits my skin really well.  I can’t say this product will make your skin brighter, but it will fit those with sensitive skin well.  It also help reduce redness.  I bought it here .

4. Avene Mask

This mask is really good in terms of hydrating.  It doesn’t feel sting and after you’ve done using it your skin will be instantly moist! worth every penny ❤ .  Available only at Guardian or Century.

5. SPOIL Tea tree oil

Looking for a natural way to remove your acne? use tea tree oil! . I bought it here .

6. Exuviance 6 in 1 Serum

The best serum i’ve ever tried! it brightens my skin, doesn’t sting, and no purging.  Though it’s a bit pricey but you can see the result around 2w – 1mo of using it.  Best serum so far.  I bought it online because no stores in Indonesia have it 😦

See ya on the next post!

Cheers,

signature 1